Problem pendidikan kita saat ini kita masih diwarnai adanya tiga dosa pendidikan, yakni Bullying (Perundungan), Kekerasan seksual, dan Intoleransi. "Ini adalah tiga dosa pendidikan yang harus kita hindari agar tidak terjadi di lingkungan pendidikan kita", jelas Titi Yulestariani saat memimpin Rapat Dewan Guru dan karyawan SMK PGRI 01 Semang, di sekolah tersebut, Kamis (19/10/2023).
Ditambahkan, terkait dengan hal tersebut pemerintah juga telah menerbitkan Permendikbudristek nomor 46 /2023, tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.
Dalam kesempatan itu selanjutnya juga bicarakan banyak hal terkait agenda sekolah, yakni BKK, PMM, Keterserapan lulusan dalam DUDI, Arkas, Bos, Pengembangan perpustakaan, Pengembangan PTK, Workshop/IHT, Pemilos, PAS untuk kelas XII, dan kegiatan P5 untuk kelas X dan kelas XI.
Rapat diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan.
Ketua Program Keahlian OTKP, Sri Sulastri, M.Pd menyatakan dalam pelaksanaan Pemilos pihaknya akan mengundang KPU Kota Semarang.
Waka bidang kurikilum, Septi Kurniawati S.Pd pada kesempatan itu juga mengungkapkan pentingnya memberikan bekal ketrampilan dan kompentensi siswa selaras dengan tuntutan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Untuk itu sekolah juga akan mengundang Perwakilan DUDI untuk menselaraskan kompetensi dan ketrampilan siswa sesuai kebutuhan DUDI. "Dengan begitu keterserapan lulusan kita kedepan akan semakin. meningkat", ucapnya.
Penulis : Purwanto, S.Pd
Editor : Abdul Hakim Pamungkas Putra, S.Pd